Minggu, 14 Desember 2008

puisi

kekuatan naluri

siang berganti malam
malan pun berganti siang
saat ku menyadari
itu tlah berlalu

saat ku merasa
saatku berfikir
hanya satu yang ku rasa
hanya satu yang ku pikir

itupun tak mungkin lagi
itupun tak berarti lagi
akupun menyesal
tlah tak peduli selama ini

kini kau tlah pergi
jauh dari ku
teman ku
maafkan aku

naluri ini baru sadar
naluri ini baru tahu
bahwa kau adalh teman terbaikku
bahwakau adalah sahabat karibku

maafkan naluri ini salah
mengira bahwa kau musuh ku

sekarang hanya tinggal sisa kenangan
yang mungkin kah terulang lagi
sekarang diriku merindukanmu
teman sejati ku

Tidak ada komentar: